Sabtu, 01 Agustus 2015

Salar de Uyuni,

Salar de Uyuni memang pantas jika disebut sebagai cermin alami terbesar di dunia. Itu karena, ketika musim hujan tiba, permukaannya akan tergenang air dan membentuk danau yang dangkal. Nah, pantulan sinar matahari yang beradu dengan endapan garam serta lapisan air yang tipis dan tenang, akan membuat tempat ini menjadi cermin raksasa yang memantulkan langit maupun benda-benda di atasnya.
Salar de Uyuni sendiri terletak di Departemen Potosi dan Oruro, Bolivia, Amerika Serikat. Sebagai informasi, tempat unik ini sebenarnya merupakan dataran garam atau gurun garam terluas di dunia.

* Dulunya Danau
Salar de Uyuni ini merupakan sisa-sisa Danau Michin pada jaman prasejarah. Danau Michin ini juga dikategorikan sebagai danau terbesar pada sekitar 40.000 tahun lalu.
Saat Danau Michin mengering, terdapat 2 gurun yang tersisa, yaitu Salar de Coipasa dan Salar de Uyuni. Namun, dengan luas area sekitar 10.582 kilometer persegi, tentunya Salar de Uyuni-lah yang menjadi gurun sekaligus dataran garam terluas di dunia.

*Kaya akan Garam
Selain cantik, Salar de Uyuni ini juga kaya akan kandungan garam. Diperkirakan 10 miliar ton garam terkandung dalam wilayah Salar de Uyuni. Dari jumlah itu, sekitar 25.000 ton garam dapat diperoleh tiap tahunnya. 


*Jadi Rute Utama Transportasi  
Salar de Uyuni punya struktur permukaan yang datar dengan area lokasi yang sangat luas. Hal itulah yang mengakibatkan Salar de Uyuni dijadikan rute utama transportasi untuk dataran tinggi Bolivia. Tidak perlu takut bosan, karena akan ada pemandangan indah yang disuguhkan selagi mengemudi. Apalagi, setiap bulan November, Salar de Uyuni menjadi rumah bagi 3 jenis burung flamingo di Amerika Selatan! 
Namun, para pengendara diharapkan berhati-hati ketika musim hujan tiba. Soalnya, sudah banyak sekali kendaraan yang mengalami kerusakan karat akibat air asin!



*Perubahan Cuaca Ekstrem
Jika berkunjung ke tempat ini, ada satu barang yang wajib dibawa, yaitu sunblock. Itu karena, tanpa disadari, cuaca di Salar de Uyuni sangat tidak bisa ditebak. Misalnya, dari sejuk di siang hari, bisa berubah tiba-tiba menjadi sangat panas. Makanya, sangat diperlukan sunblock agar tidak terbakar sinar matahari langsung.


Sumber  : http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Dari-Nesi/Sekitar-Kita/Pengetahuan-Umum/Salar-de-Uyuni-Si-Cermin-Raksasa-Alami