Salar de Uyuni,
Salar de Uyuni memang
pantas jika disebut sebagai cermin alami terbesar di dunia. Itu karena, ketika
musim hujan tiba, permukaannya akan tergenang air dan membentuk danau yang
dangkal. Nah, pantulan sinar matahari yang beradu dengan endapan garam serta
lapisan air yang tipis dan tenang, akan membuat tempat ini menjadi cermin
raksasa yang memantulkan langit maupun benda-benda di atasnya.
Salar de Uyuni sendiri
terletak di Departemen Potosi dan Oruro, Bolivia, Amerika Serikat. Sebagai
informasi, tempat unik ini sebenarnya merupakan dataran garam atau gurun garam
terluas di dunia.
* Dulunya Danau
Salar de Uyuni ini merupakan sisa-sisa Danau Michin pada jaman prasejarah. Danau Michin ini juga dikategorikan sebagai danau terbesar pada sekitar
40.000 tahun lalu.
Saat Danau Michin
mengering, terdapat 2 gurun yang tersisa, yaitu Salar de Coipasa dan Salar de
Uyuni. Namun, dengan luas area sekitar 10.582 kilometer persegi, tentunya Salar
de Uyuni-lah yang menjadi gurun sekaligus dataran garam terluas di dunia.
*Kaya akan Garam
Selain cantik,
Salar de Uyuni ini juga kaya akan kandungan garam. Diperkirakan 10 miliar
ton garam terkandung dalam wilayah Salar de Uyuni. Dari jumlah itu, sekitar
25.000 ton garam dapat diperoleh tiap tahunnya.
*Jadi Rute Utama Transportasi
Salar
de Uyuni punya struktur permukaan yang datar dengan area lokasi yang sangat
luas. Hal itulah yang mengakibatkan Salar de Uyuni dijadikan rute utama
transportasi untuk dataran tinggi Bolivia. Tidak perlu takut bosan, karena akan
ada pemandangan indah yang disuguhkan selagi mengemudi. Apalagi, setiap bulan
November, Salar de Uyuni menjadi rumah bagi 3 jenis burung flamingo di Amerika
Selatan!
Namun, para pengendara
diharapkan berhati-hati ketika musim hujan tiba. Soalnya, sudah banyak sekali kendaraan yang mengalami kerusakan karat akibat air asin!
*Perubahan Cuaca Ekstrem
Jika berkunjung ke tempat ini, ada satu barang yang wajib dibawa, yaitu sunblock. Itu karena, tanpa disadari, cuaca di Salar de Uyuni sangat tidak bisa
ditebak. Misalnya, dari sejuk di siang hari, bisa berubah tiba-tiba menjadi
sangat panas. Makanya, sangat diperlukan sunblock agar tidak terbakar sinar matahari langsung.
Sumber : http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Dari-Nesi/Sekitar-Kita/Pengetahuan-Umum/Salar-de-Uyuni-Si-Cermin-Raksasa-Alami
